Antara Kebaikan dan Keburukan

Pintu Ledeng TV - Antara Kebaikan dan Keburukan

Antara Kebaikan dan Keburukan

Pintuledeng.com – Sesungguhnya Allah mencatat kebaikan-kebaikan dan keburukan-keburukan. Lalu Allah menjelaskannya. Siapa saja yang yang bermaksud mengerjakan kebaikan dan tidak dia kerjakan, Allah mencatat di sisi-Nya untuk orang itu satu kebaikan yang sempurna.  Jika dia bermaksud mengerjakan kebaikan dan dia kerjakan, Allah mencatat di sisi-Nya untuk orang itu sepuluh kebaikan sampai tujuh ratus kebaikan hingga kelipatan yang sangat banyak.  Sebaliknya siapa saja yang bermaksud mengerjakan keburukan dan tidak dia kerjakan, Allah mencatatkan di sisi-Nya untuk orang itu satu kebaikan yang sempurna.  Jika dia bermaksud mengerjakan keburukan dan dia kerjakan Allah mencatatkan untuk dia satu keburukan (HR al-Bukhari, Muslim, Ahmad).

Sabda Rasul saw.: “InnalLâh kataba al-hasanâti wa as-sayyi’ât. Kata al-hasanât dan as-sayyi’ât menggunakanalil lam ma’rifat sehingga bermakna umum mencakup semua kebaikan dan semua keburukan. Ini menegaskan, semua kebaikan dan keburukan akan dicatat, tidak ada yang luput sedikitpun.

Sabda Rasul, faman hamma bi hasanat[in]…yang dimaksud hamma itu adalah maksud kuat untuk melakukan, tekad dan komitmen, bukan sekadar keinginan atau pikiran yang berkelebatan di dalam benak.  Hal itu dijelaskan dalam sabda beliau saw.:

Siapa yang ingin melakukan kebaikan dan tidak ia lakukan maka Allah mengetahui bahwa ia telah membisikkan hatinya dan berkomitmen atasnya maka dituliskan untuknya satu kebaikan… (HR Ahmad)

Dalam hadis ini Rasul menjelaskan bagaimana bagaimana Allah SWT memperlakukan kebaikan dan keburukan yang dilakukan oleh hamba. Ada beberapa kondisi terkait hal itu. Pertama: orang yang bermaksud melakukan kebaikan tetapi tidak dia kerjakan. Untuk dia dituliskan satu kebaikan yang sempurna.  Kata kâmilah (sempurna) itu merupakan penegasan atas perhatian Allah atas dirinya sehingga dicatat sebagai satu kebaikan penuh tidak kurang sedikitpun.

Kedua: orang yang bertekad melakukan kebaikan lalu betul-betul ia lakukan, bagi dia dituliskan kebaikan 10 kali lipat sampai 700 kali lipat, dan untuk orang yang dikehendaki Allah akan dilipatgandakan lebih dari itu.  Balasan 10 kebaikan untuk setiap kebaikan yang dilakukan merupakan keniscayaan (Lihat: QS al-An’am [6]: 160).

Comments

comments

Disc Iklan Ramadhan for Web

Leave a Reply