Apa dan Bagaimana Khilafah Itu (2)

PL - Apa dan Bagaimana Khilafah Itu (2)

Pintu Ledeng TV – Menurut Imam Al-Mawardi dalam kitab Al-Ahkam as-Sulthaniyah, Imamah atau Khilafah adalah pengganti kenabian dalam penjagaan agama dan pengaturan urusan dunia.

Menurut Syeikh Ibnu Khladun dalam kitab Al-Muqaddimah, Khilafah adalah pengaturan seluruh urusan umat sesuai dengan syariah dalam berbagai kemaslahatan mereka, baik ukhrawi maupun duniawi, yang kembali pada kemaslahatan ukhrawi (Al-Muqaddimah, hlm. 166 & 190).

Menurut Imam al-Juwayni dalam kitab Ghiyats al-Uman, Khilafah adalah kepemimpinan yang bersifat menyeluruh (riyasah tammah), yakni sebagai kepemimpinan yang berkaitan dengan urusan khusus dan urusan umum dalam berbagai kepentingan agama dan dunia. Jadi, definisi Khilafah secara dan komprehensif adalah kepemimpinan umum bagi kaum Muslim seluruhnya di dunia untuk menegakkan syariat Islam dan mengemban dakwah Islam ke seluruh dunia.

Khilafah sebagai sebuah kepemimpinan umum bagi seluruh kaum muslimin, diambil dari hadits Rasulullah SAW berikut:

“Imam yang (memimpin) atas manusia adalah bagaikan seorang Penggembala dan dialah yang bertangungjawab terhadap gembalaannya (rakyatnya).” (Shahih Muslim, XII/213; Sunan Abu Däwud, no. 2928, III/342-343; Sunan at-Tirmidzi, no. 1705, IV/308). Ini menunjukkan bahwa Khilafah adalah sebuah kepemimpinan (ri’asah/qiyadah/imarah).

Adapun yang menunjukkan bahwa Khilafah bersifat umum ntuk seluruh kaum Muslim di dunia, misalnya adalah hadits asulullah SAW berikut:

“Jika dibaiat dua orang Khalifah, bunuhlah yang terakhir dari keduanya.” (Shahih Muslim, no. 1853).

Berdasarkan hadits ini, seluruh kaum Muslim di dunia hanya boleh dipimpin seorang Khalifah saja, tak boleh lebih. Ini telah disepakati oleh empat imam mazhab: Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Asy-Syafi’i, dan Imam Ahmad (Lihat Syeikh Abdurrahman al-Jaziri, Al-Fiqh ‘ala al-Madzâhib al-Arba ‘ah, V/308; Muhammad ibn Abdurrahman ad-Dimasyqi, Rahmah al-Ummah fi Ikhtilâf al-A’immah, hlm. 208).

Sedangkan dari definisi tadi, tampak ada dua tugas utama dari Khalifah, yang Pertama adalah untuk menerapkan Syariah Islam dan kedua untuk mengemban dakwah ke seluruh dunia. Tugas pertama Khalifah, yaitu menerapkan seluruh hukum syariah Islam atas seluruh rakyat, ini tampak dalam berbagai nash yang menjelaskan tugas Khalifah untuk mengatur muamalat dan urusan harta benda antara individu Muslim (QS. Al-Baqarah [2]: 188; QS. An-Nisa’ [4]: 58), mengumpulkan dan membagikan zakat (QS. AtTaubah [9]: 103), menegakkan hudud (QS. Al-Baqarah [2]: 179), menjaga akhlak (QS. Al-lsra’ [17]: 32), menjamin masyarakat dapat menegakkan syiar-syiar Islam dan menjalankan berbagai ibadah (QS. Al-Hajj [22]:32), dan seterusnya.

Sedangkan tugas utama Khalifah yang Kedua adalah mengemban dakwah Islam ke seluruh dunia. Hal ini tampak dalam banyak nash yang menjelaskan tugas Khalifah untuk mempersiapkan pasukan untuk berjihad (QS. Al-Baqarah [2]: 216), menjaga perbatasan negara (QS. Al-Anfal [8]: 60), memantapkan hubungan dengan berbagai negara menurut asas yang dituntut oleh politik luar negeri, misalnya: mengadakan berbagai perjanjian, perdagangan, perjanjian bertetangga baik, dan semisalnya (QS. Al-Anfal [8]:61;qs. Muhammad [47]:35 ). [HF]

Bersambung…

Comments

comments

Disc Iklan Ramadhan for Web

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.