Ini bahaya Jika Dekat Dengan Penguasa

Pintu Ledeng TV - Ini bahaya Jika Dekat Dengan Penguasa

Ini bahaya Jika Dekat Dengan Penguasa

pintuledeng.com Ibnu ‘Abbas ra meriwayatkan hadis tersebut dengan lafal lebih pendek. Rasulullah saw. bersabda: “…Siapa saja yang mendatangi penguasa, dia terkena fitnah.” (HR Abu Dawud dalam Sunan-nya, hadis no. 2861; at-Tirmidzi dalam Sunan-nya, hadis no. 2256; Ahmad dalam Musnad, hadis no. 3421; al-Baihaqi dalamSunan al-Kubrâ, hadis no. 20750).

Abu Dawud meriwayatkan dalam Sunan-nya hadits no. 2862 dari Abu Hurairah ra, dari Nabi saw: “Dan siapa saja yang menemani penguasa, niscaya dia terkena fitnah, dan tidaklah seorang hamba bertambah dekat dari penguasa kecuali bertambah jauh dari Allah”.

Al-Minawi di dalam Faydh al-Qadîr saat menjelaskan riwayat Abu Hurairah ra. mengatakan, “Hal itu karena orang yang menghampiri para penguasa ada kalanya menoleh pada kenikmatan-kenikmatan mereka sehingga ia meremehkan kenikmatan dari Allah kepada dirinya; atau ia tidak mengingkari para penguasa, padahal hal itu wajib, sehingga dengan itu dia telah berbuat fasik dan sempitlah hati mereka dengan tampaknya kezaliman para penguasa dan ketercelaan perbuatan mereka; dan ada kalanya ia akan berambisi pada dunia para penguasa itu dan hal itu adalah as-suhtu(kebinasaan).”

Al-Mubarakfuri di dalam Tuhfah al-Akhwadzi menjelaskan riwayat Abu Hurairah ra. di atas, “Siapa yang mendatangi pintu-pintu penguasa, yakni tanpa keperluan dan kebutuhan atas kedatangannya itu, uftutina dengan redaksi pasif, yakni dia terjatuh dalam fitnah. Sebabnya, jika dia menyetujui penguasa dalam apa yang dilakukan oleh penguasa itu dan dia membiarkannya maka dia telah membahayakan agamanya; dan jika dia menyalahi penguasa maka dia bisa membahayakan dunianya.”

Al-Mubarakfuri juga mengutip al-Muzhhir yang mengatakan, “Siapa saja yang menemui penguasa dan bermanis muka kepada penguasa tersebut, niscaya dia jatuh di dalam fitnah. Adapun orang yang tidak bermanis muka, menasihati penguasa dan melakukan amar makruf nahi mungkar kepada penguasa tersebut maka itu merupakan jihad yang paling afdhal.”

Tentang bahaya dekat dengan penguasa itu, al-Baihaqi dalam Syu’ab al-Îmân meriwayatkan bahwa Ali bin Abi Thalib ra. telah memperingatkan,“Takutlah kalian terhadap pintu-pintu para penguasa.”

Di antara bahayanya, al-Baihaqi dalam Syu’ab al-Îmân meriwayatkan dari Ibnu Mas’ud ra. yang berkata, “Sesungguhnya di pintu-pintu penguasa ada berbagai fitnah seperti tempat menderum unta. Tidaklah kalian mendapatkan sesuatu dari dunia mereka kecuali mereka mendapatkan semisalnya dari agama kalian.”

Comments

comments

Disc Iklan Ramadhan for Web

Leave a Reply