Kewajiban Mengangkat Imam Atau Khalifah Bagian 1

Pintu Ledeng TV - Kewajiban Mengangkat Imam:Khalifah

Kewajiban Mengangkat Imam Atau Khalifah Bagian 1

Pintu Ledeng TV – As-Sawadu Al-A’dham, mayoritas kaum muslimin menyepakati kewajiban mengangkat seorang imam.1 Tidak ada yang menyelisihi ijma’ ini selain sekte Najdat dari kalangan Khawarij,2 Al-Asham,3 dan Al-Futhi4 dari kalangan Mu’tazilah.5 

————————————————–

  1. Sebagai contoh, silakan merujuk Al-Jâmi’ li Ahkâmil QurSân (1/264), Kasysyâful Qannâ’ (VIII 58), Muntahal Irâdât, Ibnu Najjar (11/494), Hasyiyat Al-Qalyubi ‘ala Syarhil Minhâj (IV/1 73), Mughnil Muhtâj (IV/129), Ad-Durr Al-Mukhtâr (1/1 1 5), Al-Musâmarah, hal: 254, Al-Ahkâm As-Sulthâniyyah, Al-Mawardi, hal: 5, A/Ahkâm As-Sulthâniyyah, Abu Ya’la, hal: 19, Al-Fashl fil Milal wal AhwâS wan Nihal, Ibnu Hazm (IV/87), Marâtibul Ijmâ’, Ibnu Hazm, hal: 1 24, As-Siyâsah Asy-Syar’iyyah, Ibnu Taimiyah, hal: 121, Muqaddimah Ibnu Khaldun, hal: 191 , Badâ’ius Suluk, Ibnu Azraq (1/71 ) dan kitab-kitab fiqh lainnya.

  2. Baca; Maqâlât Al-lslâmiyyin (1/205), cetakan kedua, 1389 H., Maktabah An-Nahdhah Al-Mishriyyah, tahqiq; Muhammad Muhyiddin Abdul Hamid. Kalangan lain yang tidak mewajibkan imamah dari kalangan Khawarij adalah sekte Muhakkimah. Hanya saja, mereka menarik kembali pendapat ini. Pendapat ini dikait-kaitkan dengan Ibadhiyah juga. Hanya saja mereka menepis anggapan ini. Untuk lebih luas tentang permasalahan ini, Silakan merujuk karangan ilmiah berjudul Al-Khawarij; Târikhuhum wa ÂrÑuhum Al-l’tiqadiyah wa Mauqiful Islâm minhâ, karya seorang mahasiswa bernama Ghalib bin Ali Awaji, di bawah bimbingan DR. Utsman Abdul Mun’im Aisy, hal: 362. Karangan ilmiah ini diajukan untuk meraih gelar magister di Universtias King Abdul Aziz, Makkah pada tahun 1 399 H.

  3. Abu Bakar Abdurrahman bin Kaisan Al-Asham, salah satu tokoh Mu’tazilah dari tingkatan keenam (Firaq wa Thabaqât Al-Mu’tazilah, hal: 65)

  4. Hisyam bin Umar Al-Futhi Asy-Syaibani, dari Bashrah, dari tingkatan keenam (Firaq wa Thabaqât A/Mu’tazilah, hal: 69) Sekte Hisyamiyah dari kelompok Mu’tazilah dinisbatkan kepadanya. (Firaq wa Thabaqât Al-Mu’tazilah, hal: 159).

  5. Ushúluddin, Al-Baghdadi, hal: 272, cetakan kedua, 1400 H., Darul Kutub Al-llmiyyah, Beirut.

Comments

comments

Disc Iklan Ramadhan for Web

Leave a Reply