Kewajiban Mengangkat Imam Atau Khalifah Bagian 2

Pintu Ledeng TV - Kewajiban Mengangkat Imam Atau Khalifah Bagian 2

Kewajiban Mengangkat Imam Atau Khalifah Bagian 2

Pintu Ledeng TV – Terkait wajibnya imamah, Ibnu Hazm menuturkan, “Ahlus Sunnah wal Jamaah, seluruh kelompok Murji’ah, seluruh kelompok Syiah, dan seluruh kelompok Khawarij menyepakati wajibnya imamah, dan umat wajib tunduk pada imam yang adil yang menegakkan hukum-hukum Allah di antara mereka, memimpin mereka berdasarkan hukum-hukum syariat yang disampaikan Rasulullah kecuali sekte Najdat dari kalangan Khawarij.  Mereka menyatakan bahwa imamah tidak diwajibkan bagi kaum muslimin. Mereka hanya diwajibkan menjalankan kebenaran.1

Al-Qurthubi menuturkan, “Tidak ada perbedaan pendapat tetkait waiibnya imamah di antara umat ataupun di antara para imam, selain pendapat yang diriwayatkan dari Asham, karena ia ‘asham (tuli) sehingga tidak bisa mendcngarkan syariat. Demikian halnya kalangan lain yang menyatakan seperti pernyataannya, mengikuti pendapat dan mazhabnya.2

Kalangan yang mewajibkan imamah berpendapat bahwa kewajiban ini bersumbcr dari syariat. Mereka adalah Ahlus Sunnah wal Jamaah dan sebagian besar kalangan Mu’tazilah.3 Sebagian lainnya mewajibkan imamah berdasarkan akal. Sebagian kalangan yang mewajibkan imamah berdasarkan akal ini ada yang mewajibkan imamah pada Allah—Mahatinggi Allah dari apa yang mereka katakan dengan ketinggian sebesar-besarnya. Mereka adalah Syiah. Sebagian lain ada yang mewajibkannya pada manusia. Mereka adalah kelompok Mu’tazilah dari penduduk Baghdad.4 Dan Al-Jahizh dari kalangan Mu’tazilah dari Bashrah.5


 

  1. Al-Fashl fil Mihal wan Nihal (IV/87), cetakan kedua, 1395 H., Darul Ma’rifat lith Thiba’ah Wan Nasyr, Beirut, Lebanon.
  2. Al-Jåmi’ li Ahkåmil Qurån, Abu Abdullah Muhammad bin Ahmad Al-Qurthubi (1/264), cetakan ketiga, 1386 H., Daarul Qalam.
  3. Al-Mughni, bab-bab; tauhid dan keadilan (XX/41 ), Al-Utsmaniyyah, Al-Jahizh, hat: 261. 
  4. Syarh Nahjil Balåghah, Ibnu Abi Hadld (11/308), cetakan pertama, 1 387 H., Dar Ihyail Kutub Al-Arabiyyah, Isa Al-Halbi Al-Babi wa Syuraka’uhu, Terjemah; Muhammad Abul Fadhl Ibrahim. 
  5. Al-‘Utsmaniyyah, Al-Jahizh, hal: 261 ., cetakan tahun 1 374, Darul Kutub Al-Arabiyyah, tahqiq; Abdussalam Harun

Comments

comments

Disc Iklan Ramadhan for Web

Leave a Reply