Kewajiban mengangkat Khalifah Dari Kalangan Ulama Hanbali

Kewajiban mengangkat Khalifah Dari Kalangan Ulama Hanbali

Kewajiban mengangkat Khalifah Dari Kalangan Ulama Hanbali

Pintu Ledeng TV – Imam Umar bin Ali bin Adil Al Hanbali, seorang ulama madzhab Hanbaliy menyatakan; 

Berkata (Ibnu al-Khathiib): al-Khalifah adalah kata benda (isim) yang layak digunakan untuk tunggal maupun jamak, sebagaimana ia juga layak untuk laki-laki dan perempuan……Lalu ia berkata “Ayat ini (Al Baqarah:30) adalah dalil yang menunjukkan kewajiban mengangkat seorang imam atau khalifah yang wajib didengar dan ditaati, yang dengannya disatukan kalimat (persatuan umat), dan dilaksanakan hukum-hukum khalifah. Tidak ada perbedaan pendapat mengenai kewajiban itu antara para ulama kecuali yang diriwayatkan dari al-Asham dan pengikutnya.. ” [Imam Umar bin Ali bin Adil Al Hanbaliy, Tafsirul Lubab fiiUlumil Kitab, juz 1 hal 2041]

Inilah pendapat yang diketengahkan oleh ulama-ulama dari kalangan empat madzhab mengenai wajibnya mengangkat seorang Khalifah. Seluruhnya sepakat bahwa mengangkat seorang Khalifah atau Imam setelah berakhirnya zaman kenabian adalah wajib. Ketentuan itu ditunjukkan oleh perilaku generasi shahabat dan salafus shalih dari kalangan umat Islam. [Fathiy Syamsuddin Ramadhan An Nawiy, Panduan Lurus Memahami Khilafah Islamiyah, Menurut Kitab Kuning, Bab III Kewajiban Mengangkat Seorang Imam (Khalifah), Hal; 36-37]

Comments

comments

Disc Iklan Ramadhan for Web

Leave a Reply