Mengangkat Seorang Khalifah Adalah Kewajiban Paling Penting

Mengangkat Seorang Khalifah Adalah Kewajiban Paling Penting

Mengangkat Seorang Khalifah Adalah Kewajiban Paling Penting

Pintu Ledeng TV – Mengangkat seorang Khalifah atau Imam termasuk kewajiban agama yang paling penting. Allamah Ibnu Hajar al-Haitamiy Asy Syafi’iy, di dalam kitab Ash Shawaa’iqul Muhriqah menyatakan: 

Ketahuilah juga; sesungguhnya para shahabat ra seluruhnya telah bersepakat bahwa mengangkat seorang imam (khalifah) setelah berakhirnya zaman kenabian adalah wajib; bahkan mereka menjadikan kewajiban tersebut (mengangkat seorang imam/khalifah) sebagai kewajiban yang paling penting. Sebab, mereka lebih menyibukkan diri dengan kewajiban tersebut daripada kewajiban menyelenggarakan jenazah Rasulullah saw. Perbedaan pendapat di antara mereka mengenai ta’yiin (siapa yang paling layak menjabat khalifah) tidak merusak ijma’ yang telah disebut..” [Allamah Ibnu Hajar al-Haitamiy Asy Syafi’iy, Ash Shawaa’iqul Muhriqah, juz 1/251]

Dalam Kitab Jam’u al-Wasaail fit Syarh al-Syamaail, dinyatakan sebagai berikut:

(Kaum Muhajirin bersepakat), maksudnya: mayoritas mereka (bermusyawarah): yakni tentang urusan Khilafah. Huruf wawu untuk menunjukkan kemuthlakan jamak atau kalimat haaliyyah; dan jika tidak maka urusan itu sudah terjadi sebelum penyelenggaraan jenazah, sebagaimana dituturkan Oleh Imam Ath Thabariy, pengarang Kitab al-Riyaadl al-Nadlrah menyatakan, bahwasanya para shahabat bersepakat bahwa mengangkat seorang Imam setelah berakhirnya zaman kenabian termasuk kewajiban-kewajiban hukum, bahkan mereka menjadikannya sebagai kewajiban yang paling penting, dikarenakan mereka lebih menyibukkan diri dalam urusan itu dibandingkan penyemayaman jenazah Rasulullah saw. Perbedaan pendapat di kalangan mereka dalam menentukan siapa yang paling berhak menduduki jabatan itu (at-ta’yiin) tidaklah menciderai kesepakatan (ijma’) yang telah disebut (kesepakatan shahabat mengenai wajibnya mengangkat seorang Imam).

Demikian pula penentangan kelompok Khawarij dan kelompok-kelompok yang sehaluan dengan Khawarij mengenai kewajiban (mengangkat seorang Imam), termasuk perkara yang tidak perlu diperhitungkan. Sebab, penentangan mereka seperti halnya ahli bid’ah yang lain tidak akan mampu menciderai ijma’. Begitu pentingnya masalah itu (pengangkatan seorang Imam), tatkala Rasulullah saw wafat, Abu Bakar ra berkhuthbah, “Wahai manusia, barangsiapa menyembah Mohammad saw, sesungguhnya Mohammad saw telah wafat, dan barangsiapa menyembah kepada Allah swt, sesungguhnya Allah Hidup tidak mati. Sudah seharusnya untuk urusan ini (nashb al-khilafah) ada orang yang menegakkannya, maka perhatikan dan sampaikan pandangan kalian”. Maka, mereka berkata, “Anda benar, dan kaum Muhajirin segera berkumpul.. ” [‘Ali bin (Sulthan) Mohammad (Abu al-Hasan Nuur alDiin al-Mulaa al-Harawiy al-Qaariy, Jam’u al-Wasaail fiy Syarh al-Syamaail, Juz 2/2191] 

Comments

comments

Disc Iklan Ramadhan for Web

Leave a Reply