Muslim Itu Menjauhi Sifat Hasad

Pintu Ledeng TV - Muslim Itu Menjauhi Sifat Hasad

Muslim Itu Menjauhi Sifat Hasad

Pintuledeng.com – Abu Hurairah ra. menuturkan bahwa Rasulullah saw. pernah bersabda:

Janganlah kalian saling dengki, jangan saling menipu, jangan saling menjauhi, dan jangan sebagian kalian membeli di atas pembelian yang lain.  Jadilah kalian sebagai hamba-hamba Allah yang bersaudara.  Seorang Muslim adalah saudara bagi Muslim lainnya. Ia tidak boleh menzaliminya, enggan membelanya, membohonginya dan menghinanya.  Takwa itu di sini—Rasul menunjuk dada beliau tiga kali. Keburukan paling keterlaluan seseorang adalah ia menghina saudaranya yang Muslim.  Setiap Muslim atas Muslim lainnya itu haram darahnya, hartanya dan kehormatannya (HR Muslim dan Ahmad)

Di dalam hadis ini Rasulullah saw. melarang kita dari beberapa perkara. Pertama: lâ tahâsadû, jangan saling hasad. Hasad adalah merasa iri/dengki atas kenikmatan/kelebihan orang lain disertai harapan agar semua itu hilang dari orang lain itu, baik disertai harapan agar berpindah kepada dirinya atau tidak.  Hasad hukumnya haram, baik dalam hal duniawi atau hal agama.  Apalagi jika hasad itu disertai tindakan, perbuatan atau ucapan, langsung atau tidak langsung, agar kenikmatan/kelebihan itu hilang dari pemiliknya.

Adapun berharap agar kenikmatan/kelebihan itu juga dimiliki tanpa berharap agar hal itu hilang dari yang punya, hal seperti itu tidak disebut hasad melainkan ghibthah (cemburu), dan tidak tercela.  Hanya saja, jika ghibthah itu dalam hal duniawi maka hendaknya tidak menjadi kebiasaan.  Dalam hal duniawi, Nabi saw. menyuruh agar melihat ke yang lebih bawah. Adapun dalam hal agama, Nabi saw. bersabda:

Tidak boleh ada hasad kecuali dalam dua hal: lak-laki yang Allah beri harta lalu ia habiskan di dalam kebenaran dan laki-laki yang Allah beri hikmah lalu ia gunakan untuk memutuskan dan ia ajarkan (HR al-Bukhari, Muslim, Ibn Majah, Ahmad)

Hasad yang dimaksudkan di sini adalah ghibthah, disebut hasad secara isti’arah sebab secara bahasa sama dengan hasad.

Comments

comments

Disc Iklan Ramadhan for Web

Leave a Reply