Perkataan Para Sahabat dan Salafus Saleh Tentang Keutamaan Abu Bakar Bagian 2

Pintu Ledeng TV - Perkataan Para Sahabat dan Salafus Saleh Tentang Keutamaan Abu Bakar Bagian 1

Perkataan Para Sahabat dan Salafus Saleh Tentang Keutamaan Abu Bakar Bagian 2

Pintu Ledeng TV – Di dalam Al-Kabir dia meriwayatkan dari Abdullah bin Umar: Tiga orang dari orang Quraisy yang merupakan orang-orang terbaik dan merupakan orang yang paling kuat memegang prinsip serta berbudi sangat baik. Jika mereka berbicara kepadamu, maka mereka tidak akan pernah membohongimu, dan jika kalian berbicara kepada mereka, mereka tidak akan mendustakanmu: Abu Bakar Ash-Shiddiq, Abu Ubaidah Al-Jarrah dan Utsman bin ‘Affan. 

Ibnu Sa’ad meriwayatkan dari Ibrahim An-Nakha’i, dia berkata, “Abu Bakar itu disebut sebagai Al-Awwah karena sifat kasih dan sayangnya yang demikian kuat. ” 

Ibnu Asakir meriwayatkan dari Ar-Rabi’ bin Anas dia berkata, “Di dalam kitab-kitab terdahulu tertulis: Abu Bakar Ash-Shiddiq itu laksana hujan, dimanapun dia turun, maka dia akan selalu mendatangkan manfaat. ” 

Dia juga berkata, “Kami melihat sahabat-sahabat nabi-nabi, namun kami tidak mendapatkan seorang nabi pun yang sahabatnya sama dengan Abu Bakar. ”  

Ibnu Asakir meriwayatkan dari Az-Zuhri, dia berkata: Salah satu keutamaan Abu Bakar adalah dia tidak pernah ragu tentang Allah dalam hidupnya sedetik pun. 

Dia juga meriwayatkan dari Zubair bin Bakar dia berkata: Saya mendengar sebagian ahli ilmu berkata: Para ahli khutbah dari sahabat Rasulullah adalah: Abu Bakar dan Ali bin Abi Thalib.  

Dia juga meriwayatkan dari Abi Hushain dia berkata, Tidak ada anak keturunan Adam yang lebih baik, setelah nabi dan rasul daripada Abu Bakar, Abu Bakar saat memerangi orang-orang yang murtad memiliki sikap laksana seorang Nabi.

İmam Ad-Daİnuri dalam Al-Mujalasah dan İbnu Asakir dari Sya’bİ meriwayatkan: Allah memberikan kekhususan kepada Abu Bakar dengan empat hal yang tidak dimiliki oleh seorang pun. Dia Ash-Shiddiq dan sebelumnya belum ada orang yang bernama demİkİan. Dia adalah sahabat Rasulullah di dalam gua, dia adalah temannya saat melakukan hijrah. Rasulullah memerintahkannya untuk menjadİ İmam shalat saat Rasulullah masih hidup. 

Ibnu Abu Daud meriwayatkan dalam Kitab Al-Mashahif darİ Ja’far dia berkata: Abu Bakar mendengar panggilan Jibril kepada Rasulullah namun dia tidak melihatnya. 

Al-Hakim meriwayatkan dari İbnu Al Musayyib, dia berkata, “Kedudukan Abu Bakar di sisi Rasulullah itü adalah laksana menterİ. Dia selalu diajak bermusyawarah dalam segala urusannya. Dia adalah orang kedua dalam İslam, orang kedua di dalam gua, orang kedua yang ada dalam bangsal pada saat Perang Badar. Rasulullah belum pernah mengedepankan orang lain lebih daripadanya.”

Tarikh Khulafa, Imam As Suyuthi Hal 66-67

Comments

comments

Disc Iklan Ramadhan for Web

Leave a Reply