Sekilas Tentang Kekhilafahan Utsman Bin Affan

Pintu Ledeng TV - Sekilas Tentang Kekhilafahan Utsman Bin Affan

Sekilas Tentang Kekhilafahan Utsman Bin Affan

Pintuledeng.com – Dia dilantik menjadi khilafah tiga hari setelah disemayamkannya Umar bin Khattab. Diriwayatkan bahwa orang-orang pada tiga hari itu mendatangi Abdurrahman bin ‘Auf meminta nasihat dan pendapatnya. Saat itu tidak ada seorangpun yang mengubah pendapatnya tentang Utsman. 

Tatkala Abdur Rahman duduk untuk memba’iat Utsman, dia mengucapkan puji dan syukur ke hadirat Allah. Dalam ucapannya saat itu, dia berkata, “Sesungguhnya saya melihat manusia sama-sama menolak kecuali kepada Utsman.” (Diriwayatkan oleh Ibnu Asakir dari Al-Misrawi bin Makhramah).

Ibnu Sa’ad meriwayatkan dari Anas dia berkata, “Beberapa saat sebelum meninggal, Umar mengirim seseorang untuk menemui Abu Thalhah Al Anshari. Dia berkata, “Panggillah lima puluh orang dari kalangan Anshar dan diamlah kalian bersama orang-orang yang melakukan musyawarah. Sebab saya kira mereka akan berkumpul disebuah rumah. Jangan kau biarkan seseorang masuk kepada mereka dan jangan biarkan mereka melewati tiga hari hingga diantara mereka ada yang dijadikan seorang pemimpin.

Dalam musnad Imam Ahmad disebutkan dari Abi Wail dia berkata: Saya katakan kepada Abdurrahman bin ‘Auf: Bagaimana kau membaiat Utsman dan kau tinggalkan Ali?

Dia berkata, “Apakah saya salah dengan membaiatnya?” Saya mengajukan urusan ini pertama kali kepada Ali dan saya katakan, “Saya akan membaiatmu dengan kitab Allah, Sunnah Rasulullah dan atas sunnah Abu Bakar dan Umar!”

Namun dia berkata, “Semampu saya!”
Lalu saya tawarkan kepada Utsman dan dia berkata, “Ya!”
Diriwayatkan bahwa Abdur Rahman berkata kepada Utsman disebuah tempat tertutup, “Jika Jika saya tidak membaiatmu, maka siapa yang kau usulkan untuk menjadi khalifah?” Dia berkata, “Ali.” Dan dia berkata kepada Ali, “Jika saya tidak membaiatmu, lalu siapa yang kau usulkan untuk dibaiat?” Dia berkata, “Utsman.” Kemudian dia memanggil Zubair bin Awwam dan berkata, “Jika saya tidak membaiatmu, siapa yang kamu usulkan?” Dia menjawab, “Ali atau Utsman.” Kemudian dia memanggil Sa’ad dan berkata, “Siapa yang kamu usulkan untuk menjabat khilafah? Adapun saya dan engkau sama-sama tidak menyukainya.” Dia berkata, “Utsman.”

Kemudian Abdurrahman bin ‘Auf  bermusyawarah dengan tokoh-tokoh, ternyata kebanyakan mereka menginginkan Utsman. [Tarikh Khulafa Hal. 177-178]

Comments

comments

Disc Iklan Ramadhan for Web

Leave a Reply