Terlalu Mencintai Dunia, Ini Yang Harus Kita Lakukan !!!

Pintu Ledeng TV - Terlalu Mencintai Dunia, Ini Yang Harus Kita Lakukan !!!

Terlalu Mencintai Dunia, Ini Yang Harus Kita Lakukan !!!

Pintu Ledeng TV – “Rasulullah Shalllallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepadaku, ‘ Wahai Syaddâd bin Aus, apabila kamu melihat orang mengumpulkan emas dan perak, maka kamu kumpulkanlah kalimat-kalimat ini (doa-doa):

Wahai Allâh! Aku meminta kepadamu keteguhan dalam segala perkara, kesungguhan dalam petunjuk. Aku memohon kepada-Mu segala yang bisa mendatangkan rahmat-Mu, segala yang bisa mengundang ampunan-Mu! Aku memohon kepadamu rasa syukur atas nikmat-Mu dan ibadah yang bagus. Aku juga memohon hati yang selamat dan lisan yang jujur. Aku juga memohon kepada-Mu kebaikan yang  Engkau ketahui. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang engkau ketahui. Aku meminta ampunan kepada-Mu atas dosa yang Engkau ketahui. Sesungguhnya Engkau adalah maha mengetahui  perkara-perkara ghaib. [HR. At-Thabrani dalam al-Mu’jamil Kabîr, no. 7135 dan dalam ad-Du’a, 631 dan Abu Nu’aim dalam al-Hilyah, 1/265]

Dalam hadits di atas, Rasulullah Shalllallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, yang artinya, “lisan yang jujur.” Lisan yang jujur lisan lisan yang selaras dengan hati, antara apa yang ada dalam hatinya dan apa yang diperlihatkan sama. Lisannya tidak mengucapkan sesuatu yang tidak ia imani dan tidak ia yakini dalam hatinya.

Berkait dengan  doa yang agung ini, sesungguhnya dalam doa tersebut terdapat kiat atau jalan selamat bagi seorang hamba, terlebih tatkala hati condong dan tergoda  dengan keindahan dunia. Dalam doa ini, Nabi Shalllallahu ‘alaihi wa sallam menegaskan dalam sabda Beliau Shalllallahu ‘alaihi wa sallam, “Apabila kamu melihat orang mengumpulkan emas dan perak, maka kumpulkanlah kalimat-kalimat (doa-doa) ini”.

Nabi Shalllallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,  “Telah dituliskan bagi anak Adam bagiannya dari zina. Bani Adam pasti akan mendapatkannya. Kedua mata bentuk zinanya adalah dengan melihat. Bentuk zina dua telinga adalah dengan mendengar, lisan dengan ucapan, kedua tangan zinanya dengan menyentuh, dua kaki zinanya dengan melangkah,  hati dengan berharap serta berkeinginan, lalu kemaluan yang membenarkan dan mendustakannya”. [HR. Al-Bukhâri, no. 6243; Muslim, no. 2657 dan lafazh ini adalah riwayat beliau rahimahullah dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu]

Mari kita sama-sama merenungi firman Allah SWT berikut ini, “Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allâh, hari Kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang jujur (imannya); dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa. [Al-Baqarah/2:177]

Comments

comments

Disc Iklan Ramadhan for Web

Leave a Reply