Umar Marah Ketika Mengetahui Saudarinya Telah Masuk Islam !!!

Umar Marah Ketika Mengetahui Saudarinya Telah Masuk Islam !!!

Pintuledeng.com – Ketika Umar mengetahui saudari dan iparnya masuk Islam, bergegaslah Umar pergi mendatangi mereka berdua dengan penuh amarah. Sehinnga ia alihkan misinya untuk membunuh Rasulullah saw. Tatkala Umar sampai dirumah mereka, Umar mendengar sayup-sayup lantunan ayat suci Alquran sedang dibacakan oleh mereka. Lalu Fatimah berupaya untuk menyembunyikan lembaran-lemabaran yang bertuliskan surat At Thaha tersebut agar tidak diambil oleh Umar.

Setelah memasuki rumah Fatimah, Umar lalu berkata, “Bisikan dan suara pelan apa yang aku dengar dari kamu tadi?”. Mereka berkata, “Hanya cerita antara kami berdua”. Umar berkata, “Mungkin kamu berdua telah berpihak kepada Muhammad”. Lalu Sa’id adik ipar Umar berkata, “Wahai Umar, bagaimana jika kebenaran berada di luar agamamu?” Seketika itu pula Umar menendang Sa’id lalu dibantingnya ketanah kemudian diinjaknya serta diduduki dadanya. Melihat perlakuan Umar terhadap suaminya, Fatimah berupaya untuk membela Sa’id. Namun Umar lebih dulu memukul wajah Fatimah hingga berdarah. Lalu Fatimah marah sambil berkata, “Wahai musuh Allah, apakah engkau memukul aku hanya karena aku mentauhidkan Allah?” Umar berkata, “Ya” Lalu Fatimah berkata, “Lakukanlah apa yang hendak engkau lakukan, aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah dan Muhammad itu adalah utusan Allah, kami telah masuk Islam meskipun engkau tidak suka”.

Mendengar pernyataan itu, Umar menyesal dan meminta lembaran-lembaran suci itu. Namun Fatimah menolak untuk memberikannya kepada Umar sambil berkata, “Engkau itu najis, tidak boleh menyentuhnya kecuali orang-orang yang suci. Mandilah atau berwudhulah !” Kemudian Umarpun keluar untuk mandi lalu kembali kerumah Fatimah, lalu memberikan lembaran-lembaran suci itu kepada Umar.

Betapa kagetnya Umar ketika ia melihat tulisan “Bismillahirrahmanirrahiim” di dalam lembaran itu, lalu ia melihat dirinya sendiri. Kemudian ia membaca surat Thaha satu demi satu sampai ayat kedelapan yang berbunyi, “Dialah Allah, tidak ada tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. Dia mempunyai Asmaa’ul Husna (nama-nama yang baik)”. Lalu Umar berkata, “Kaum Quraisy lari dari ini?” Lalu Umar meneruskan bacaan hingga ayat 16. Kemudian Umar berkata, “Yang mengatakan ini, maka pastilah tidak ada (tuhan) yang disembah bersama-Nya. Tunjukan kepadaku tempat Muhammad.”

Apa yang hendak Umar lakukan ketempat Muhammad? Apakah ia akan melanjutkan misinya untuk membunuh Muhammad ???

———————-
Sumber :
Sirah ibnu Hisyam 1/343.
Biografi Umar bin Al Khatab, karya Prof. Dr. Ali Muhhammad Ash Shalabi, hal. 24-26.
Fadhail Ash Shahabah, Imam Ahmad 1/344.

Comments

comments

Disc Iklan Ramadhan for Web